Kulineran ke Toko Kue Tertua di Malang, Sudah Ada sejak Zaman Penjajahan

Avirista Midaada
Caption Toko kue Madjoe, toko kue tertua di Malang (Avirista Midaada / MPI)

"Namun pada saat akan Natal atau Lebaran, itu kita buat hampir setiap hari. Untuk persiapan permintaan. Menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 ini permintaan naik. Kenaikan cukup tinggi, kebanyakan orang untuk persiapan di rumah mereka. Kenaikannya kurang lebih bisa 50 persen dari hari biasa," katanya. 

Sementara itu, seorang pembeli bernama Endah Kurniawati mengatakan, rasa kue kering dari toko ini berbeda dari biasanya. Bila biasanya kue kering ada yang terlalu manis dan terkesan kurang renyah saat disimpan lama, kue kering produksi Toko Madjoe ini berbeda. 

"Rasanya tetap renyah dan awet, komposisinya juga membuat kue rasanya tidak membosankan. Terpenting ini toko kue legendaris yang membuat penasaran nyobain," tutur, perempuan warga Kedungkandang, Kota Malang ini. 

Sementara itu pembeli lain Muhammad Ridho menuturkan, rasanya yang tak berubah dan merupakan toko kue tertua di Malang menjadikan daya tarik berbeda. 

"Tentu yang berbeda ini sejarahnya karena toko kue tertua, tapi rasanya juga memang enak pantas bertahan sedemikian lamanya," kata Ridho.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

57 tahun lalu

Indonesia Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim, Kalahkan UEA!

57 tahun lalu

Menjelajah Glodok Malam Hari, Jakarta Night Market Suguhkan Kuliner dan Hiburan Seru!

57 tahun lalu

Mencari Kedamaian di Bhutan, Destinasi Wellness Terbaik untuk Sembuhkan Jiwa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal