“Kami sangat antusias memperkenalkan teknologi Ralali Food Venture yang menandai era baru dalam teknologi pangan Indonesia. Platform yang kami miliki bertujuan untuk memberdayakan bisnis F&B untuk dapat menjangkau pelanggan ke seluruh pelosok nusantara bahkan ke seluruh dunia,” kata Joseph.
Dia mengungkapkan kolaborasi Ralali dan Kokikit yang kini terjalin ungkap dapat memberikan solusi esensial dan layanan pendukung bagi pengusaha F&B sehingga dapat mempercepat ekspansi bisnis para pengusaha kuliner.
Selain itu, Ralali Food Venture juga akan berkolaborasi erat dengan platform pesan antar makanan terkemuka, seperti Grab Food, Go Food dan Shopee Food untuk memberdayakan jaringan merchant agar dapat berekspansi ke kota-kota baru dengan cepat dan mudah.
CEO Kokikit Andry Suhaili selain membidik pasar domestik, untuk memperluas market di bidang industri makanan dan minuman, pihaknya juga mengincar pangsa pasar luar negeri menyasar kalangan diaspora yang diperkirakan mencapai sekitar 9 juta orang.
“Market kami berada di lima negara yang meliputi Taiwan, Singapura, Malaysia, Hongkong dan Arab Saudi. Saat ini, kami sudah mendistribusikan makanan yang memiliki cita rasa Indonesia ke negara-negara tersebut setelah diurus izin edarnya,” ujar Andry.