Berburu Takjil di Pasar Santa Jaksel, Hidden Gem Banget!

Niko Prayoga
Berburu takjil ke Pasar Santa Jaksel. (Foto: Niko Prayoga)

Kualitas rasa yang tahan lama juga menjadi alasan mengapa pembeli rela datang setiap hari demi mendapatkan stok camilan yang masih nikmat disantap hingga larut malam.

"Murah, karena gorengan Rp10.000 tiga, risol Rp10.000 tiga. Lontongnya sih enak, dia sampai malam pun masih bisa dimakan. Iya, tiap hari pasti jam 5 sore (ke sini)," ucap dia.

Di antara deretan penjual, lapak gorengan dan es buah menjadi titik favorit pembeli. Gorengan dianggap sebagai menu 'wajib' yang tidak boleh absen di meja makan, bersanding dengan segarnya es buah dan kolak. 

Warga berburu takjil di Pasar Santa, Jakarta Selatan. (Foto: Niko Prayoga)

"Gorengan sih paling penting, ya. Karena lapar mata juga gorengan, terus kayak ini candil, kolak itu juga wajib sih," beber Citra.

Lapak gorengan Ibu Ekowati tidak pernah sepi pembeli. Ia menjual berbagai jenis gorengan dan kue basah, namun ada satu menu yang paling cepat ludes diburu pembeli, yaitu risol mayones. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serunya Berburu Takjil di Masjid Sunda Kelapa, Gorengan Jadi Primadona!

57 tahun lalu

Berburu Takjil Khas Minang di Kramat Senen dari Bubur Kampiun hingga Tambusu

57 tahun lalu

Takjil Ikonik Gulai Kambing di Masjid Gedhe Kauman tiap Kamis, 1.500 Porsi Ludes

57 tahun lalu

8 Warga Kena OTT Dinas Lingkungan Hidup di Jaksel, Tepergok Buang Sampah Sembarangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal