2. Kulit ayam
Meski enak, kulit ayam memiliki 132 miligram kolesterol per 100 gram. Selain itu, kulit ayam juga mengandung total lemak sebanyak 43,99 gram. Selain tinggi akan kolesterol dan lemak, kulit ayam memiliki kandungan bakteri.
Salah satu bakteri yang umum ada pada kulit ayam adalah Campylobacter jejuni. Bakteri ini merupakan penyebab penyakit Campylobacteriosis yang sangat menular. Kebanyakan orang yang terkena penyakit ini akan mengalami diare, sakit perut, dan demam selama 2–5 hari.
3. Cumi
Salah satu makanan seafood ini memiliki kandungan kolesterol tinggi. Kolesterol meningkat signifikan rata-rata hampir 400 miligram per 3 ons porsi yang dimasak. Rekomendasi diet saat ini menyarankan agar kita mengurangi asupan kolesterol hingga kurang dari 300 miligram per hari.
4. Udang dan Kerang
Hampir semua jenis ikan dan kerang mengandung kurang dari 100 miligram kolesterol per 3 ons sajian yang dimasak, dan banyak jenis ikan yang lebih kecil memiliki kurang dari 60 miligram. Kebanyakan kerang mengandung kurang dari 100 miligram kolesterol per 3 ons sajian yang dimasak. Udang mengandung jumlah kolesterol yang agak lebih tinggi, dengan 170 miligram per 3 ons sajian yang dimasak.
5. Daging Sapi
Perlu diketahui dalam 100 gr daging sapi mengandung lemak total 14 gr dan kolesterol 70 mg. Angka tersebut termasuk tinggi jika dibandingkan dengan daging ayam yang rata-rata hanya mengandung 5 gram lemak total dan 85 mg kolesterol.
Namun, penting untuk diingat, setiap bagian daging sapi bisa saja mengandung kadar kalori, lemak, dan kolesterol yang berbeda-beda. Menurut situs National Heart Foundation of Australia, sebaiknya batasi konsumsi daging merah maksimal 1-3 kali seminggu. Selain itu, 1 porsi daging merah disarankan tidak lebih dari 56-85 gram.