Wisata Way Kambas, Petualangan Menunggang Gajah di Alam Liar

Vien Dimyati
Wisata Way Kambas (Foto: Instagram)

Jangan lupa untuk membawa kamera jika berkunjung ke sana. Waktu terbaik untuk mengambil foto-foto gajah adalah pagi hari pukul 06.00 WIB, saat gajah dilepas oleh pawang ke padang rumput. Selain itu, Anda juga bisa memotret pada sore hari, saat gajah dikumpulkan kembali ke lapangan. Ingin mendapatkan spot terbaik, cobalah berswafoto bersama gajah dengan background sunset.

Way Kambas mulai didirikan pada 1936 oleh Resident Lampung, Mr. Rookmaker. Di sana, tidak hanya ada konservasi gajah dan badak, tapi juga menjadi rumah bagi banyak flora seperti api-api, pidada, nipah, gelam, salam, rawang, ketapang dan lainnya.

Setelah lelah seharian menikmati petualangan, Anda dapat beristirahat di perkemahan. Anda dapat mendirikan tenda dan berkemah di tempat-tempat yang sudah ditentukan oleh pengelola. Jika tidak ingin berkemah, Anda juga bisa menginap di resor yang berada di dalam wilayah Taman Nasional Way Kambas. Sebelum pulang mampirlah ke toko oleh-oleh. Ada berbagai suvenir yang dapat dibawa pulang.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

57 tahun lalu

Indonesia Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim, Kalahkan UEA!

57 tahun lalu

Bali Dinobatkan Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Kalahkan Paris dan Roma

57 tahun lalu

Di Balik Sunyi Puhsarang, Destinasi Religi Menyimpan Jejak Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal