Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Ungkap UMKM Dapat Memitigasi Dampak Pandemi di Era Digital

Melati Pratiwi
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Ungkap UMKM Dapat Memitigasi Dampak Pandemi (Foto: MPI/melati)

"20 persen UMKM Indonesia mampu memitigasi dampak pandemi dengan melakukan digitalisasi bisnis serta memanfaatkan media pemasaran online," kata Angela.

Sementara, dari sisi penawaran, adopsi nontunai seperti kartu debit dan uang elektronik pun menunjukan peningkatan yang tergolong pesat. "Ini tercermin melalui nominal transaksi QRIS 2021 yang mencapai Rp27,7 triliun, atau meningkat 237 persen per tahun," katanya.

Angela Tanoesoedibjo lantas berharap, dengan adanya revolusi digital, Indonesia mampu meningkatkan akuntabilitas di pemerintah maupun swasta.

Adapun di sisi lain, peluang digitalisasi di sektor keuangan sudah sangat terlihat yakni 5 dari 9 unicorn di Indonesia bergerak di bidang keuangan. Ada pula prospek digitalisasi di sektor logistik, e-commerce, pariwisata, dan juga kuliner, serta maraknya start up yang meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan akses kesehatan dan pendidikan jadi lebih mudah dan terjangkau.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Digitalisasi Bansos, Kemensos Terapkan Verifikasi Wajah untuk Penerima

57 tahun lalu

BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang DIA 2026

57 tahun lalu

Angela Tanoesoedibjo: Okezone National Championship Panggung Talenta Muda Futsal Indonesia!

57 tahun lalu

Angela Tanoesoedibjo: Partai Perindo Rancang Program Pemberdayaan UMKM Baru, Sasar Warung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal