Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menyambut baik inovasi anak bangsa, GeNose C-19, alat testing dengan waktu tunggu hasil tes yang lebih cepat, biaya yang lebih terjangkau, dan dengan tingkat akurasi yang tinggi.
“Kami melihat, GeNose C-19 cocok untuk diterapkan sebagai metode screening masal di berbagai destinasi ataupun fasilitas wisata. Terlebih GeNose C-19 merupakan buah karya dari putra-putri terbaik Bangsa Indonesia. Dengan kehadiran alat ini, diharapkan dapat membantu mengakselerasi pemulihan sektor pariwisata di masa pandemi Covid- 19, serta meningkatkan citra Indonesia di mata dunia," kata Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo.
Anggela menambahkan, dalam upaya pemulihan sektor pariwisata di masa pandemi, Kemenparekraf akan berupaya mendorong penerapan metode screening melalui GeNose C-19 di sektor pariwisata secara masif. Program vaksinasi pariwisata, dilengkapi dengan penerapan 3T dan 3M yang tertib, dapat mempercepat pemulihan pariwisata di tahun ini.