Volume Sampah di Labuan Bajo Meningkat, Wisatawan Diminta Jaga Lingkungan 

Vien Dimyati
Jaga lingkungan di Labuan Bajo (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pesona keindahan alam yang ada di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) memikat wisatawan untuk berwisata. Beberapa destinasi di Labuan Bajo terkenal hingga mancanegara.

Namun, di balik tingginya minat wisatawan untuk berwisata ke Labuan Bajo, tren peningkatan volume sampah juga menjadi persoalan baru.

"Saat ini, terjadi tren peningkatan volume sampah di Labuan Bajo. Kami mencatat lebih dari 16 ton volume sampah per hari," ujar Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi melalui keterangannya belum lama ini.

Menurut Edistasius, perlu gerakan nyata dalam menangani sampah di Labuan Bajo. Dia mengapresiasi peluncuran Gerakan Sedekah dan Kolekte Sampah Indonesia (Gradasi) yang diinisiasi Danone-Aqua bekerja sama dengan United Nations Development Programme (UNDP) dan Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN PSL) dan diluncurkan di Labuan Bajo.

"Dengan menjadikan Labuan Bajo sebagai bagian dari program Gradasi telah terbukti berhasil mengurangi sampah plastik di beberapa wilayah di Indonesia," kata Edistasius.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanjung Lesung, Sanctuary Baru di Pesisir Banten yang Menenangkan

57 tahun lalu

Wisata Unik! Masuk ke Dunia JUMBO Lewat Gelembung Raksasa

57 tahun lalu

HUT ke-499 Jakarta, Pramono Gratiskan Transportasi Umum, Ancol hingga Ragunan pada 27-28 Juni

57 tahun lalu

Bukan Sekadar Pameran, Amazing Toy Show 2026 Jadi Destinasi Wajib Pencinta Pop Culture!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal