Terlihat juga beberapa area lapangan hijau yang mereka jadikan tempat salat dialasi dengan terpal besar berwarna biru. Mereka terlihat mengarahkan kiblat ke arah mimbar yang dibangun menyerupai pondok kecil untuk tempat sang imam.
Usai melaksanakan salat Idul Fitri, masyarakat tampak berjalan menyusuri gang yang telah dihiasi oleh bendera-bendera kecil warna-warni dan pemandangan hijaunya Gunung Sindoro.
Suasana pagi itu juga tampak sejuk. Terlihat dari kabut putih yang tampak menghiasi Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing dari kejauhan. Meski begitu, masyarakat yang melaksanakan salat Idul Fitri tampak tetap antusias.
Panorama Indah Desa Butuh
Desa Butuh memang dikenal populer dengan desa yang memiliki suasana dan pemandangan bak desa di Pegunungan Himalaya, Nepal. Tak salah jika kemudian Desa Butuh ini disebut dengan istilah Tibet-nya Indonesia.
Jika menyukai tempat dengan nuansa pegunungan yang asri dan sejuk Anda bisa coba kunjungi tempat ini. Desa Butuh dikenal memiliki susunan rumah yang bertingkat. Selain susunan rumah yang terlihat unik dan estetik, Dusun Butuh semakin terlihat cantik dan menawan dengan latar belakang Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang megah.
Panorama di sekitar dusun yang tampak indah dan udaranya yang sejuk membuat kagum siapa pun yang berkunjung. Dusun ini berlokasi di antara kaki Gunung Sindoro dan Sumbing dan memiliki ketinggian sekitar 1.620 meter di atas permukaan laut.