Penasaran, apa saja tradisi dalam menyambut Ramadan yang setiap tahun dilakukan turun temurun oleh masyarakat? Berikut ulasannya dirangkum pada Sabtu (1/4/2023).
Munggahan
Munggahan merupakan salah satu tradisi menyambut Ramadan yang paling kerap didengar. Tradisi ini biasanya dilakukan oleh masyarakat suku Sunda, yang dilakukan dengan cara berkumpul bersama keluarga atau orang-orang terkasih seminggu atau dua, sebelum bulan puasa. Saat munggahan ada satu momen untuk saling meminta maaf dan mempersiapkan diri menuju bulan puasa Ramadan.
Megibung
Tradisi yang satu ini berasal dari tanah Bali. Dalam tradisi ini dilakukan dengan cara memasak, dan makan bersama dan duduk melingkar sambil duduk bersila. Nasi di letakkan di wadah beralaskan daun pisang, yang disebut dengan ‘gibungan’ dan lauk pauknya disebut ‘karangan’.
Nyadran
Di Jawa Tengah, sebelum bulan puasa Ramadan masyarakatnya akan melakukan tradisi yang disebut dengan ‘nyadran’. Nyadran merupakan tradisi ziarah kubur yang dilakukan secara berbondong-bondong. Tradisi dilakukan secara bertahap yaitu pembacaan ayat Alquran, zikir, tahlil, dan ditutup dengan makan bersama sambil menggelar tikar di pinggir jalan.
Bersih-bersih masjid
Ada banyak tradisi yang dilakukan di masjid saat Ramadan. Beberapa di antaranya adalah Salat Tarawih berjemaah, berbuka puasa bersama, tadarus Alquran, dan mengikuti kajian. Sudah menjadi tradisi dalam mempersiapkan datangnya Ramadan, para pengurus dan juga warga sekitar melakukan aktivitas untuk membersihkan masjid agar dapat memberikan kenyamanan pengunjung pada saat ibadah. Selain itu, pemeriksaan peralatan kelistrikan dan penerangan juga menjadi hal yang mendapat perhatian.