Unik, Ada Kampung Mata Biru Terpencil di Aceh, Ternyata Dihuni Bule Keturunan Eropa

Kiki Oktaliani
Menjelajahi kampung mata biru di Aceh (Foto: YouTube Teuku Iqbal Johard)

Warga di desa tersebut mempunyai perawakan tubuh tinggi, berkulit putih dengan bintik merah, bermata biru, rambut pirang dan hidung mancung. Untuk menuju ke Desa Lamno juga menempuh perjalanan yang lumayan jauh dari Banda Aceh, dengan jarak sekitar 86 kilometer.

Peninggalan Penjajah Bangsa Eropa

Berdasarkan catatan sejarah, kelahiran bule lokal di Desa Lamno ini karena adanya campur tangan penjajah bangsa Eropa. Tepatnya pada abad ke-14 hingga 16, mereka datang ke wilayah pantai barat Aceh. Saat itu, tentara dan pelaut Portugis terdampar di daerah Kerajaan Daya (Aceh). Kerajaan Daya merupakan kerajaan yang terletak di wilayah Lamno, Aceh Jaya. Lamno kerap dikaitkan sebagai tempat perdagangan karena sering dikunjungi kapal-kapal dari Eropa. Tak heran apabila terjadi proses asimilasi dan banyak orang Eropa yang kemudian tinggal di sana bahkan menikah dengan perempuan setempat.

Asal Usul Warga Berciri Kaukasian di Desa Lamno

Ada dua versi yang menceritakan asal usul bule dari Lamno ini. Versi pertama menyebutkan jika keturunan bermata biru berasal dari penjajahan Portugis di Aceh pada awal abad ke 16 Masehi. Pada masa itu, Portugis datang ke Indonesia hingga masuk ke Aceh untuk mencari rempah-rempah. Versi kedua menjelaskan keturunan Bule Lamno bermula saat kapal perang Portugis terdampar di Aceh. 

Raja Daya yang berkuasa pada masa itu, menangkap siapa saja yang masih hidup dari kapal dan memberikan ultimatum untuk memeluk agama Islam, namun jika menolak mereka dipersilahkan untuk kembali ke lautan. Sejak itulah, banyak orang Portugis yang menikah dengan penduduk setempat. Namun, sangat disayangkan banyak warga Desa Lamno yang meninggal pascabencana alam tsunami yang menerjang Aceh pada 2004 silam.

Itulah seputar kampung mata biru di Aceh yang harus dijelajahi. Anda akan takjub dengan keindahan wajah dari warga bermata biru ini.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanjung Lesung, Sanctuary Baru di Pesisir Banten yang Menenangkan

57 tahun lalu

Wisata Unik! Masuk ke Dunia JUMBO Lewat Gelembung Raksasa

57 tahun lalu

HUT ke-499 Jakarta, Pramono Gratiskan Transportasi Umum, Ancol hingga Ragunan pada 27-28 Juni

57 tahun lalu

Bukan Sekadar Pameran, Amazing Toy Show 2026 Jadi Destinasi Wajib Pencinta Pop Culture!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal