Terungkap, Ini Awal Sejarah Turki Menjadi Rumah bagi Kucing Liar

septi kurnia
Turki menjadi rumah bagi kucing liar (Foto: turkeyvisaonline)

Nabi Muhammad SAW juga menunjukkan kecintaan kepada kucing dalam beberapa kesempatan, seperti saat dia memberi nama salah satu sahabatnya Abu Hurairah, yang berarti ayah dari anak kucing. Menurut satu cerita, Nabi diselamatkan dari serangan ular oleh kucing peliharaan Abu Hurairah.

Kucing juga dianggap sebagai penjaga dalam budaya Islam karena mereka melindungi perpustakaan dan lumbung dari tikus. Semasa pemerintahan Kekaisaran Ottoman, kucing mendapat tempat tersendiri dan dihargai, kebiasaan ini berlanjut bahkan setelah Turki menjadi republik. 

Akibatnya, populasi kucing berkembang pesat di bawah perawatan komunal di seluruh kota seperti Istanbul, kucing diberi makan oleh semua orang, namun bukan milik siapa pun, memungkinkan mereka untuk tetap mandiri. Wadah-wadah kecil di pinggir jalan adalah pemandangan umum di kota ini. Penduduk kota menyajikan porsi makanan untuk teman-teman hewan mereka di sini.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

57 tahun lalu

Indonesia Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim, Kalahkan UEA!

57 tahun lalu

Bali Dinobatkan Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Kalahkan Paris dan Roma

57 tahun lalu

Di Balik Sunyi Puhsarang, Destinasi Religi Menyimpan Jejak Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal