Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani, Staf Khusus Komunikasi sekaligus Juru Bicara Kemenparekraf/Baparekraf Prabu Revolusi, dan Ketua Forwaparekraf Johan Sompotan.
Ayu, sapaan akrab Agustini Rahayu mengatakan, di saat awal terjadinya krisis akibat pandemi Covid-19, pihaknya dengan segera memaksimalkan fungsi crisis center untuk memberikan informasi bagi seluruh pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif.
Termasuk membentuk satuan tugas (task force) sebagai jembatan komunikasi bagi media untuk mendapatkan informasi tentang program ataupun kebijakan yang dijalankan Kemenparekraf/Baparekraf. Juga memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) dengan menghadirkan chatbot yang dapat memberikan layanan informasi dan pengaduan publik selama 24 jam dan terintegrasi dengan sistem lain yang ada di biro komunikasi.
"Ini memudahkan masyarakat untuk permohonan informasi dan memudahkan biro komunikasi untuk menyampaikan informasi ke masyarakat," kata Ayu.
Ayu menegaskan pentingnya peran media dalam membantu menyebarluaskan informasi dan pemahaman tentang tantangan yang harus dihadapi bersama seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Karenanya dia membuka jalinan kerja sama dengan media untuk bersama meningkatkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.