Surga Indah Tersembunyi di Sumatera Barat, seperti Ini Suasana Desa Terpencil di Bukit Karst 

Kiki Oktaliani
Keindahan Desa Silokek di Sumatera Barat (Foto: Instagram @benimography/@visitsilokek)

Surga indah di Sumatera Barat

Desa Silokek memiliki luas wilayah sebesar 1.918 hektare dengan tanah perbukitan yang berada di ketinggian tempat dari permukaan laut 150-200 meter. Desa atau Nagari Silokek telah bersertifikat Geopark Ranah Minang Silokek yang di dapat pada 10 November 2018. Berada di sini, Anda dapat menikmati keindahan perbukitan dan keragaman geologis berupa sedimen (karst) berusia 350 juta tahun dan batuan beku (granit) berusia 250 tahun.

"Di daerah ini juga terdapat beberapa lokasi wisata yang tak kalah unik, seperti goa alam yang sudah ditata sedemikian rupa, "pantai" berpasir putih di tepi sungai dan air terjun yang (sayangnya) masih kurang terekspos karena aksesnya lumayan sulit," tulis Instagram@benimography.

Terlepas dari semua itu, jauh menembus jalan ke pedalaman hingga ujung jalan selepas sisi tebing batu, terdapat desa terpencil yang dikeliling perbukitan rimbun menjulang. Lokasinya yang terisolasi memberikan nuansa alami dengan kehidupan masyarakat yang masih dominan menggunakan cara-cara tradisional.

"Tentu saja saya sempat singgah di warung kecil milik warga untuk menikmati secangkir kopi dan makanan ringan sembari bercengkrama dengan pemilik warung yang super ramah. Sungguh tempat yang sangat pas untuk menikmati kedamaian jauh dari hiruk-pikuk peradaban, apa lagi di sini tak ada sinyal internet. Such a perfect place for a little escape from daily routinity," tulis Instagram @benimography.

Dikelilingi Tebing Gua

Desa wisata Silokek memiliki Ngalau (gua) Basurek yang terbentuk akibat pelarutan, yang kemudian membentuk ornamen gua yang unik dan menarik dengan panjang sekitar 250 meter. Diketahui, gua tersebut memiliki sejarah sejak zaman penjajahan Belanda dan Jepang. Bahkan, menjadi saksi jalur perdagangan serta syiar agama dari Selat Malaka ke Sumatera Barat.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Indahnya Hutan Adat Imbo Putui, Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

57 tahun lalu

Bali Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Prancis hingga Australia, Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Melonjak, Wisatawan Malaysia Mendominasi!

57 tahun lalu

35.000 Orang Liburan Iduladha 2026 ke Ragunan, Healing Sat Set Favorit Warga Jabodetabek!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal