Kemenparekraf juga melakukan supervisi agar pelaksanaan pembukaan dan penutupan PON bisa sesuai dengan CHSE, bebas Covid-19. Maka, pelaksanaan PON Papua berjalan dengan aman, karantina atlet, sistem bubble, integrasi sistem aplikasi Peduli Lindungi serta sinyal telekomunikasi yang baik.
"Ini ada empat kluster yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. Kami harapkan Opening dan Closing PON XX bisa berlangsung lancar. Mari bersama bersatu padu sukseskan PON 20 Papua," kata Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno mengungkapkan, pihaknya ingin ada elemen surprise, di tengah pandemi dan tantangan ekonomi, pelaksanaan PON XX bisa dikemas dengan inovasi terkini, ada pesan-pesan nilai luhur bangsa kita, persatuan kesatuan dan ketangguhan menghadapi pandemi Covid-19.
"Dengan semangat dari Timur Indonesia ada semangat baru agar Indonesia bisa bangkit kembali. Kita berharap ini bisa sesukses Asian Games maupun Olimpiade. Menampilkan pembukaan dan penutupan yang berkelas dunia dan dapat bersaing di tingkat internasional," kata Sandiaga Uno.
Lebih dari 3.000 orang terlibat dalam persiapan PON XX di stadion dan tersebar di berbagai lokasi. Menjadi pilot projects di masa pandemi. Seribu penari asli Papua, dengan artis lokal Papua. Koreografer Papua kita libatkan.