Reruntuhan Permukiman Kuno Muncul di Tengah Sawah Desa Klampisan, Dalamnya Bersarang Ular 

kevi laras
Mengintip reruntuhan kuno permukiman di tengah sawah (Foto: YouTube Kuno Brono)

Di tengah sawah, dia mengabadikan momen, diduga merupakan permukiman kuno Kerajaan Majapahit yang telah runtuh. Dia berjalan menuju lokasi ditemukannya bukti reruntuhan itu.

Terlihat cukup banyak batu-batuan, dengan warna bata, ada juga yang berwarna abu-abu dan berlumut. Batuan tersebut terbagi beberapa bagian. Dia menjelaskan, reruntuhan itu belum terlihat semuanya karena masih banyak rumput atau tanaman di sekitarnya.

Dia mendapatkan pecahan, diduga genteng atau bagian reruntuhan dari permukiman kerajaan Majapahit silam. "Nah ini ada keriwing-keriwing (dalam bahasa daerah) kecil-kecil seperti ini," kata dia.

Layaknya peninggalan bersejarah lainnya, di sini juga ditemukan seperti potongan arca dan juga batuan andesit. Semua reruntuhan tersebut terlihat tertutupi rerumputan.

"Ini (rumputnya) gak bisa diayak-ayak karena banyak ularnya. Kalau dibuka takutnya muncul. Apalagi di sini ada lubangnya ular," kata dia.

Perlu diketahui, lokasi penemuan reruntuhan peninggalan Kerajaan Majapahit tersebut tidak jauh dari Candi Surowono. 

Hal tersebut diketahui, setelah melihat google map, penemuan itu diduga permukiman Kerajaan Majapahit. Candi Surowono merupakan candi Hindu dari zaman Kerajaan Majapahit, berukuran kecil yang berada di Desa Canggu, Kecamatan Pare, ± 28 km dari Kota Kediri atau 105 km (2,5 jam) dari Surabaya. 

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Johar Baru Jakpus, 30 Rumah Hangus 

57 tahun lalu

Kebakaran Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro Jaksel, 145 Personel Dikerahkan

57 tahun lalu

Update Banjir Jakarta: 16 RT Masih Tergenang, Ratusan Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Banjir di Kebon Pala Jaktim Berangsur Surut, Warga Mulai Bersih-Bersih Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal