"Negara-negara subtropis sudah terbiasa dengan bunga, tetapi Indonesia sebagai negara tropis memiliki keunikan yang tak tertandingi," tambahnya.
Sementara itu, Presiden Direktur Dyandra Event Solutions, Michael Bayu A. Sumarijanto, mengatakan, potensi yang melimpah harus diimbangi oleh usaha-usaha yang keras dari berbagai pihak demi membuat industri tanaman hias tanah air bisa dikenal dunia.
"Untuk itu, kami melalui FLOII Expo dengan suatu gerakan memperkaya wawasan serta memberikan panggung bagi tanaman hias," ujar Michael.
Pada tahun ini, pameran diikuti lebih dari 150 peserta pameran termasuk dari negara-negara seperti Thailand, Taiwan, Singapura, Ekuador, Amerika Serikat, dan Vietnam. Kehadiran peserta internasional membuka peluang kolaborasi global.
"Potensi tanaman hias Indonesia di dunia sangat besar. FLOII 2024 hadir menjawab peluang tersebut untuk menciptakan momentum dalam upaya untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri tanaman hias," jelas Michael Bayu.