Penting Manfaatkan Digitalisasi untuk Ruang Berbudaya dan Kreatif

Vien Dimyati
Manfaatkan digitalisasi untuk berkreasi (Foto: Ist)

Dian menguraikan, kolaborasi tersebut bisa terbagi dalam beberapa kelompok. Pertama, kolaborasi dalam tim, misal guru membentuk kelompok beranggotakan empat siswa untuk mengerjakan tugas sekolah. Kedua, kolaborasi dalam komunitas, misalnya untuk berbagi informasi dan pengetahuan antarkomunitas. Ketiga, kolaborasi dalam jaringan, seperti sekolah, kampus, atau kantor menggunakan jaringan internet yang sudah ada.

“Cara berinteraksi dan berkolaborasi yang baik adalah menerapkan prinsip bijak saat online, saring sebelum berbagi informasi, dan terapkan PIKIR. Akronim yang terdiri dari Penting, Informatif, Kebaikan, Inspirasi, dan Realita,” ujar Dian.

Sementara itu, menurut Muhammad Aswad, Relawan Mafindo Samarinda, berkolaborasi berarti melibatkan banyak orang dalam berkomunikasi secara digital. Kebanyakan dari mereka memiliki latar belakang budaya, pengetahuan, pendidikan, dan adat-istiadat yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting sekali menerapkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kecakapan digital.

"Dunia digital adalah dunia kita sekarang ini. Mari mengisinya dan menjadikannya sebagai ruang yang berbudaya, tempat kita belajar dan berinteraksi, tempat anak-anak tumbuh berkembang, sekaligus tempat di mana kita sebagai bangsa hadir bermartabat,” tutur Aswad.

Dalam berbagi informasi di dunia digital, Ketua relawan TIK Kota Kediri Fianda Julyantoro mengingatkan pentingnya prinsip keamanan digital. Keamanan ini untuk mencegah ancaman digital berupa phising, scam, malware, maupun spyware. Agar terhindar dari berbagai ancaman digital tersebut, lanjut dia, sebaiknya tak usah merespons atau membalas e-mail dari seseorang yang tidak kita kenal. Lalu, jangan sembarangan meng-klik tautan yang dikirim seseorang yang juga tidak kita kenal.

"Ingat, jangan pernah memberikan informasi pribadi kepada siapapun, termasuk saat ada yang mengaku petugas bank menanyakan nomor PIN maupun kata sandi,” kata Fianda.

Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Internet
27 hari lalu

Indonesia Percepat Pembangunan Infrastruktur Digital Nasional

Megapolitan
2 bulan lalu

Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Modul Penerimaan Daerah, Perkuat Transformasi Digital Pendapatan

Aksesoris
2 bulan lalu

Industri Otomotif Kian Bergantung pada Ekosistem Digital, Butuh Inovasi

Nasional
2 bulan lalu

Lapor ke Prabowo, Mendikdasmen Sebut 16.175 Sekolah Sudah Direnovasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal