Sebagaimana dilansir Oddity Central, Rabu (23/6/2021), danau tersebut awalnya dikenal sebagai Kamuito atau ‘A Marsh Where a God Lives’ yang membentang sebesar 30 hektare. Kini nama danau tersebut diganti dengan nama yang sama, untuk menghormati Gunung Toyonidake. Saat ini orang lebih mengenal tempat ini sebagai danau hati karena bentuknya yang unik.
Melihat Danau Toyoni dari udara selalu menjadi pengalaman yang menakjubkan. Meski demikian, waktu terbaik untuk menikmati pemandangan udara yang menakjubkan ini adalah pada saat pertengahan musim gugur, ketika hutan hijau di sekitarnya berubah menjadi berbagai warna merah dan coklat.
Salah satu perusahaan lokal mencoba mengoperasikan tur helikopter di atas danau. Meskipun terbang ke udara adalah cara paling populer untuk menikmati danau unik tersebut, tapi beberapa orang lebih menyukai ketenangan yang ada di tempat ini.
Sebab, untuk mencapai perairan danau hati ini, wisatawan harus melakukan perjalanan ke hutan yang dalam, bagian dari suaka margasatwa.