6 Nama Pakaian Adat Jawa Tengah yang Wajib Dilestarikan, Nomor 4 Miliki Aura Misterius

Arya Ravato Bagasraga
Mengenal pakaian adat Jawa Tengah (Foto: pinterest)

2. Baju Surjan 

Nama pakaian adat Jawa Tengah lainnya ada Baju Surjan. Baju surjan adalah pakaian untuk kaum pria kerabat kerajaan di masa lalu. Dulunya, baju surjan ini hanya dikenakan oleh kalangan bangsawan pada acara-acara resmi saja. Baju surjan memiliki motif lurik berwarna coklat dan hitam. Bagian depan baju ini terdapat saku, dan bagian lehernya berpola shanghai.

Penggunaan baju surjan biasanya dipadukan dengan kain jarik bermotif batik yang dililitkan di pinggang dengan panjang hingga mata kaki. Di bagian belakang akan diselipkan senjata berupa keris sebagai simbol ksatria.

3. Kain Jarik

Nama pakaian adat Jawa Tengah lainnya ada Jarik. Sebagai kain serbaguna yang cocok untuk hampir semua acara, Jarik menjadi barang penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, khususnya pakaian adat Jawa Tengah. Dapat digunakan sebagai pakaian, gendongan bayi, alas tidur bayi, pakaian formal, dan keperluan lainnya. Jarik juga bisa menunjukkan status pemakai dari motif polanya. Bisa dipadukan dengan kebaya ataupun beskap bagi pemakainya.

4. Kebaya 

Nama pakaian adat Jawa Tengah yang satu ini cukup populer. Jika kaum pria menggunakan baju surjan atau baju jawi jangkep, maka kaum wanitanya akan menggunakan kebaya. Baju kebaya ini berbentuk blus sederhana berlengan panjang. Berbeda dengan kebaya di daerah lain, kebaya Jawa Tengah sedikit menyimpan aura misterius. Bahan yang digunakan untuk kebaya ini adalah beludru atau kain sutera. Kebaya Jawa Tengah biasanya berwarna hitam. Wanita Jawa Tengah akan menggunakan kemben sebagai dalaman kebaya. Sementara bagian perut akan dililitkan stagen untuk memperkuat kemben. Kain jarik panjang bermotif batik akan dipakai sebagai bawahan kebaya. Untuk menambah keanggunan, rambut wanita berkebaya akan disanggul.

5. Stagen

Nama pakaian adat Jawa Tengah lainnya ada stagen. Stagen adalah gulungan kain yang secara tradisional dikenakan oleh pria dan wanita Jawa. Dipakai pada acara penting ataupun upacara adat pernikahan Jawa. Saat batik dililitkan di pinggang, mengenakan stagen akan membantu menonjolkan bentuk tubuh wanita dan menjaga batik tetap di tempatnya saat pemakainya bergerak. Motif dan warnanya tentu beragam.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengadu ke DPR, Ibu Ini Yakin Anaknya Bukan Otak Pembunuhan Sang Ayah

57 tahun lalu

KPK OTT di Jateng, Tangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

57 tahun lalu

H-7 Lebaran! Pemudik Mulai Padati Tol Pejagan, Arus Kendaraan Meningkat

57 tahun lalu

Kemenhub Prediksi Pemudik Lebaran 2026 Terbesar dari Jabar, Tujuan Paling Banyak Jateng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal