"Concourse kita lihat ini sudah 97 persen, tinggal dikit dirapikan. Tapi pada intinya kami berpendapat, progres yang sudah dicapai Borobudur sudah sangat signifikan dan ini perlu kita beri apresiasi," kata Sandiaga.
Kepala Balai Konservasi Borobudur, Wiwit Kasiyati, menjelaskan, nantinya wisatawan memang akan dapat berkunjung hingga ke struktur terbatas Candi Borobudur dengan jumlah terbatas dan menggunakan sandal khusus yang diberi nama Upanat. Namun untuk waktu tepatnya, masih akan ditentukan lebih lanjut.
"Karena masih ada yang harus diselesaikan untuk kita membuka Candi Borobudur untuk bisa naik ke struktur terbatas pengunjungnya," kata Wiwit.
Pengunjung yang naik nantinya juga wajib didampingi pemandu yang akan menjelaskan secara lebih rinci. Terutama informasi tentang Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia yang memiliki outstanding universal value.
Bekerja sama dengan Taman Wisata Candi, pihaknya juga telah membuat travel pattern sehingga pengunjung yang naik ke zona 1 sudah ditentukan titik-titik mana yang bisa mereka pilih untuk dikunjungi dengan bebagai tema berdasarkan relief yang ada di candi. Mulai dari tema flora, fauna, kemaritiman, wellness, dan lainnya.