"Setelah diputuskan kemarin jumlah penonton menjadi 60 ribu totalnya dalam tiga hari itu, karena kita mengingat adanya Covid-19. Diharapkan pembangunan fasilitas pariwisata, tetapi lainnya akan memiliki manfaat lokal," katanya.
Rizki Handayani berharap NTB ke depannya bisa menjadi pariwisata internasional bukan karena adanya MotoGP, tetapi kesiapan fasilitas yang ada. Dia menjelaskan, telah melakukan pelatihan kepada masyarakat untuk untuk mengelola fasilitas yang ada.
"Ke depannya NTB diharapkan menjadi pariwisata internasional bukan hanya adanya MotoGP, tetapi fasilitas kesehatan, transportasi dan kesetiaan masyarakat. Kami telah memberikan pelatihan untuk masyarakat lokal untuk menjalankan itu semua, dan ini adalah kolaborasi dari semua kementerian," ujarnya.