Menjelajahi Kota Makam Para Nabi yang Membuat Wisatawan Takjub

Riyandy Aristyo
Menjelajahi kota Petra (Foto: Fodors)

AMMAN, iNews.id - Petra merupakan sebuah kota bersejarah yang berada di wilayah Amman, Yordania. Kota ini dinobatkan sebagai satu dari tujuh keajaiban dunia sejak 2007.

Menyandang julukan The Lost City, Petra selalu banyak dikunjungi oleh wisatawan. Ingin tahu seperti apa kota bersejarah ini? Berikut ulasannya, seperti dilansir iNews.id, melalui Fodors, Jumat (8/12/2017).

Saat memasuki kawasan Petra, Anda akan disajikan dengan deretan bangunan megah dari batu-batuan berukuran raksasa yang dipahat. Konon katanya, kota ini pernah hilang selama ribuan tahun, kemudian ditemukan oleh penjelajah asal Swiss, Johan Burckhardt pada 1812.


Entah bagaimana orang-orang pada masa itu membangun dan memahat kota ini, hingga menjadi kota yang apik nan megah. Di sini, pengunjung akan diajak untuk memasuki lorong sempit yang panjangnya sekitar satu kilometer.

Berjalan di antara bongkahan batu-batu besar di sisi kiri dan kanan menuju bangunan utama, akan terlihat bangunan megah seperti istana dengan dinding berwarna merah. Bangunan tersebut dinamakan Petra Treasury.

Di sini juga terdapat beberapa makam raja. Sejarah mencatat, dahulu Petra adalah Ibu Kota Kerajaan Nabatean yang didirikan Raja Aretas IV pada 9 - 40 SM. Kala itu, Petra dikenal sebagai kota yang sulit ditembus musuh. Selain itu, letaknya di Lembah Wadi Araba membuat kota ini terhindar dari badai pasir.


Masyarakat petra terkenal dengan peradaban dan ilmu pengetahuan yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari peninggalan sistem pengairan kota yang sudah menggunakan teknologi pompa hydrolik.

Setelah perang Salib (tahun 106 M), Petra jatuh ke tangan bangsa Romawi dan membuat kota ini seolah-olah menghilang. Sayangnya, begitu Romawi menguasai Petra di tahun 106 M (setelah Perang Salib), kota ini perlahan menghilang dan terkubur selama 500 tahun.

Di samping kisah penemuannya yang membuat takjub, Petra juga tak luput dari jejak sejarah Islam. Petra terletak di antara gunung-gunung, salah satu yang tertinggi adalah Jabal Harun atau Gunung Harun.

Konon, di sini Nabi Harun AS dimakamkan oleh saudaranya, Nabi Musa AS. Kini, di Jabal Harun berdiri megah sebuah masjid dengan kubah putih yang ramai dikunjungi oleh wisatawan Muslim dari berbagai penjuru dunia.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Nasional
3 bulan lalu

Gus Ipul Ajak Siswa Sekolah Rakyat Wisata Sejarah ke Monumen Palagan Lengkong Tangsel

Destinasi
10 bulan lalu

Mengunjungi Al Shindagha Museum, Melihat Dubai Masa Lalu yang Bergantung pada Mutiara Jadi Kota Modern

Destinasi
2 tahun lalu

Menparekraf Dukung Pengembangan Wisata Sejarah dan Jurnalistik

Destinasi
2 tahun lalu

Sensasi Berenang di Laut Mati, Lumpurnya Bagus untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal