Menjelajahi Desa Penglipuran Bali yang Terkenal di Dunia

Vien Dimyati
Desa Penglipuran Bali (Foto: Triptus)

Desa Penglipuran Bali ini bisa dicontoh, mulai dari kehidupan masyarakatnya, pola komunikasi, mempertahankan tradisi dan budaya lokal, termasuk dalam urusan sosial, komitmen untuk kebersihan bersama, keamanan dan kenyamanan bersama.

"Atmosfer inilah yang membuat wisatawan mancanegara betah tinggal di homestay yang disewakan warga masyarakat," kata Arief Yahya.

Pengakuan dunia ini diulas dalam beberapa situs dunia. Mulai dari kebersihan hingga keharmonisan masyarakatnya, dianggap sangat fantastis. Budaya dan hubungan kekerabatan, kekeluargaan, antar anggota masyarakat di desa itu fantastis.

Khas Indonesia, yang hidup rukun, damai, saling hormat, dan penuh toleransi. Ada sekitar 200 rumah bergaya tradisional di desa ini. Semuanya berderet rapi di jalanan menanjak. Jalanan dibuat dari batu alam dan banyak tumbuh bunga warna-warni di sekitar desa.

Motor dan mobil dilarang masuk ke desa ini, sehingga Penglipuran bebas dari polusi udara. Hal lain yang bikin wisatawan betah adalah kebersihannya. Desa yang terletak di Jalan Penglipuran, Desa Kubu, Bangli, Kecamatan Bangli ini, dijamin bersih. Tak ada satu pun sampah yang terlihat di sana.

Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, Penglipuran festival merupakan awal tonggak lahirnya desa-desa wisata di Bangli. ”Kami sudah menetapkan 27 desa wisata di Bangli. Ini yang menetapkan bukan Bupati, namun pihak-pihak yang kompeten dengan penetapan ini. Dilihat dari mampu atau tidaknya desa tersebut dilihat dari cita rasa masyarakat lokal itu sendiri, kami pemerintah akan terus mendorong bagi desa yang semangat untuk maju dan mendunia seperti Penglipuran,” kata Bupati.

Menurutnya, penghargaan-penghargaan berkelas internasional lahir dari desa ini, namun ke depannya dia berharap lahir juga dari desa yang lain. ”Paling tidak satu kecamatan di Bangli, satu desa wisata akan maju dan mendunia,” ucapnya.

Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Putu Ngurah mengungkapkan, dengan dilaksanakannya Penglipuran Village Festival ini, sejatinya memberikan pesan kepada wisatawan, destinasi wisata yang ada di Bangli sangat nyaman untuk dikunjungi wisatawan.

”Masyarakat menjadi bagian penting dalam pariwisata. Pentahelix! itulah jurus lima unsur sebagai penentu kesuksesan pariwisata," tuturnya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Destinasi
3 bulan lalu

Tak Hanya Keindahan Alam, Tarian Tradisional Jadi Daya Tarik Wisatawan di Bali

Destinasi
12 bulan lalu

Penyanyi Usher Asyik Liburan di Bali Main Arung Jeram hingga Berkuda, Netizen: Jangan Lupa Balik Lagi Om

Destinasi
2 tahun lalu

Helikopter Jatuh di Bali, Sandiaga Uno Tunggu Hasil Investigasi Evaluasi Kegiatan Wisata

Destinasi
2 tahun lalu

Intip Pesona Varuna di Bali, Sajikan Nonton Teater sambil Makan di Bawah Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal