2. Keunikan
Monumen dibuat menyerupai bunga teratai dengan lekuk yang bermakna kelahiran. Kuncup kedua dari atas berjumlah 21 yang menunjukkan tanggal kelahiran Kartini. Empat lampu menunjukkan bulan April, sedangkan 18 kuncup paling bawah menunjukkan tahun 1800. Ukiran bawah berjumlah tujuh menunjukkan angka tujuh. Kuncup paling atas sembilan menunjukkan angka sembilan. Jika dirangkai menjadi tanggal, bulan, dan tahun kelahiran RA Kartini 21 April 1879.
3. Daya Tarik
Monumen Kartini sangat sederhana. Hanya ada monumen, sumur, dan tugu penanda tempat dia dilahirkan. Di tempat itu dahulu rumah keluarga Kartini berada, Sekarang sudah tak ada bekasnya. Rumah asli, telah dibongkar untuk dibawa ke Jepara. Saat masih di Mayong, ayah Kartini, Mas Adipati Ario Sosroningrat, menjabat wedana. Baru setelah dua tahun sejak kelahiran Kartini, dia sekeluarga pindah ke Jepara untuk bertugas sebagai bupati.
4. Lokasi
Tempat Ari-Ari RA Kartini terdapat di Desa Pelemkerep, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara. Monumen itu berada di samping kantor kecamatan. Monumen serupa bunga teratai itu berada di atas tanah tak terlalu luas. Di monumen itulah, ari-ari Kartini ditanam.
5. Jam Buka
Untuk kegiatan wisata, ke monumen Ari-ari RA Kartini dibuka mulai dari pagi hingga malam hari. Jam operasionalnya pukul 06.00 WIB - 21.00 WIB.