Mengenal Keunikan Batik Tulis Lasem yang  Dijadikan Suvenir di TWG G20 Bali 

Novie Fauziah
Mengenal suvenir batik lasem di TWG G20 Bali (Foto: MPI/Novie)

"50 scarf Batik Lasem untuk para istri menteri, ada juga buat suami karena menterinya perempuan," kata dia.

Cenderamata batik tulis Lasem ini merupakan hasil kolaborasi Asia Pacific Rayon (APR) dengan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Kristen Maranatha, khususnya menggandeng pengrajin batik lasem.

Sementara itu, Direktur APR Basrie Kamba menambahkan, para pengrajin batik lasem telah melakukan proses membatik di atas kain tersebut. Menghasilkan motif yang cantik dan juga khas lasem.

"Kolaborasi ini merupakan komitmen nyata APR dalam mendukung pemberdayaan wastra (kain tradisional) di Indonesia. Serta sejalan dengan semangat kami untuk menggalakkan sustainable fashion di Indonesia," ujarnya.

Kain batik tersebut menggunakan rayon. Di mana jenis kain ini hanya diproduksi di Indonesia, dan para pengrajin batik lebih nyaman membatik di atas kain tersebut.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sandiaga Uno Sebut Konten Digital Jadi Tren Bisnis yang Cuan!

57 tahun lalu

Sandiaga Uno Bikin Koleksi Fashion, Hasil Kolaborasi dengan Intresse

57 tahun lalu

Sandiaga Uno Tingkatkan Omzet Usaha hingga Rp33 Juta dalam 2 Hari, Begini Caranya

57 tahun lalu

Sandiaga Uno: Program Desa Emas Dorong Kedaulatan Pangan dan Lapangan Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal