Melihat Karya Pelukis Disabilitas Gadis Dharsono di IFI Wijaya, Ekspresi Jiwa yang Jujur

Muhammad Sukardi
Karya Pelukis Disabilitas Gadis Dharsono pada pameran tunggal perdananya di IFI WIjaya, Jakarta. (Foto: Istimewa)

Itu juga yang membuat setiap orang yang melihat karya Gadis akan melihat ketulusan dan kejujuran yang penuh rasa di balik setiap lukisannya.

Lebih lanjut, menurut Syarah H Andriani selaku Kepala Cabang IFI Wijaya, lukisan Gadis lebih dari permainan warna. Sebab, seluruh karyanya merupakan perjalanan hidup dengan goresan penuh warna.

"IFI Wijaya menyambut baik hadirnya karya lukis Gadis Dharsono pada pameran tunggal perdananya ini. Kami punya komitmen kuat terhadap inklusivitas," ujar Syarah.

Perjuangan Gadis Selesaikan Setiap Karya

Timotius Suwarsito selaku kurator pameran menerangkan, sebagai seorang pelukis disabilitas, Gadis memperlihatkan perjuangan tak kenal lelah untuk menyelesaikan karya demi karya.

Karya Pelukis Disabilitas Gadis Dharsono pada pameran tunggal perdananya di IFI WIjaya, Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ya, dalam pengerjaannya, Gadis memerlukan waktu satu hingga dua bulan untuk bisa menyelesaikan lukisan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

CFD Depok, Lukisan Dedi Mulyadi bersama Harimau Putih Jadi Sorotan Warga

57 tahun lalu

174 Lukisan Mejeng di Pameran Excitemenomics di Bekasi, Kolaborasi Pelukis Muda hingga Maestro 

57 tahun lalu

Pameran Lukisan Jejak Perlawanan Sang Presiden 2001

57 tahun lalu

Lewat Koleksi Denim di JF3 2024, Poppy Dharsono Kirim Pesan Perjuangan Industri Garmen 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal