Endang menuturkan, layang-layang dari Indonesia sangat istimewa karena pembuatannya masih mengikuti tradisi, seperti menggunakan bambu.
Menurutnya, dalam 10 tahun terakhir, perkembangan layang-layang sangat pesat. Hampir setiap kecamatan di Pulau Jawa memiliki layang-layang khasnya sendiri.
"Harapan saya dengan adanya acara seperti ini, layang-layang dapat terus dilestarikan. Selain sebagai permainan yang menghibur, layang-layang juga dapat menjadi terapi bagi orang-orang dengan kebutuhan khusus, seperti autisme," tuturnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM lokal, Kite Festival 2023 bekerja sama dengan UMKM makanan dan minuman, serta menyediakan Bazaar Durian untuk memenuhi kebutuhan kuliner pengunjung.
Di masa depan, Summarecon Crown Gading juga berkomitmen untuk menjadi tempat penyelenggaraan berbagai acara unik dan bernilai positif lainnya, memanfaatkan lokasi strategis kawasan seluas 437 hektare.