Liburan ke Yogyakarta, Wisatawan Wajib Tahu Legenda Beringin Kembar Alun-Alun Kidul 

Kiki Oktaliani
Legenda Beringin Kembar Alun-Alun Kidul (Foto: Instagram @budybdy)

2. Gerbang ke Laut Selatan

Mitos kedua, pohon beringin kembar ini adalah pintu gerbang laut Selatan. Alun-Alun Kidul disebut memiliki hubungan dengan laut Selatan atau segoro kidul. Kepercayaan mitos ini telah berkembang pada zaman Hamengkubuwono VI. Dalam kepercayaan masyarakat, Keraton Yogyakarta memiliki hubungan spesial dengan Nyi Roro Kidul. Masyarakat yakin orang-orang yang berbuat jahat ke Keraton akan hilang kesaktiannya setelah melewati kedua beringin kembar tersebut.

3. Pusaka Keraton

Di lingkungan Keraton dikenal beberapa jenis pusaka, di antaranya seperti tombak, keris, regalia, ampilan, panji-panji, kereta, gamelan dan salah satunya adalah pohon beringin kembar. Sebagai pusaka keraton, keduanya turut menjalani upacara Jamasan tiap bulan sura. Jamasan merupakan upacara di keraton untuk membersihkan dan merawat benda-benda pusaka. Kedua beringin yang bernama Kiai Janadaru dan Kiai Dewadaru, dijamas dengan cara dipangkas sehingga tajuknya berbentuk cembung menyerupai bentuk payung. Bentuk tersebut memiliki makna yang melambangkan pengayoman yang diberikan keraton pada rakyat Yogyakarta

4. Tempat latihan prajurit keraton

Pada zaman dahulu, Alun-Alun Selatan digunakan untuk berbagai keperluan yang menyangkut kepentingan Keraton Yogyakarta. Pertama, digunakan untuk berlatih (gladhen) bagi para prajurit keraton menjelang upacara adat tradisi budaya Garebeg, yang setiap tahun diadakan tiga kali, yaitu Garebeg Mulud, Garebeg Syawal, dan Garebeg Besar. 

Selain itu, Alun-Alun Selatan digunakan untuk tempat menghadap bagi abdi dalem Wadana Prajurit dalam tradisi di bulan Puasa, yaitu pada malam 23, 25, 27, dan 29 bulan Puasa. Selain itu, pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono VII, setiap Senin dan Kamis siang, di Alun-Alun Selatan diadakan pertandingan panahan, adu harimau melawan kerbau, serta hiburan berupa prajurit rampogan menangkap harimau.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
5 hari lalu

Tak Sekadar Seru, Wahana Modern Kini Jadi Magnet Wisata Keluarga

6 hari lalu

Destinasi Wisata Indoor Mulai Perhatikan Cat Ramah Lingkungan, Ini Alasannya

25 hari lalu

Hong Kong Jadi Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia 2026, Surga Wisata Halal di Asia!

1 bulan lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal