Tentunya evakuasi darurat butuh gerakan gesit. Jika pramugari memakai rok yang rapat tanpa belahan sama sekali akan menyulitkan. Belahan rok didesain agar si pemakai bisa bergerak leluasa.
Apapun bentuk desain seragam pramugari suatu maskapai, itu bukanlah sebuah masalah. Selama, seragam mereka tidak mengganggu tugas evakuasi dalam kondisi darurat.
Seragam Pramugari Tak Bisa Sembarangan Diubah
Jangan dipikir mengubah desain seragam pramugari adalah hal sederhana. Pada kenyataannya, Destyana mengatakan tidak semudah itu. Desain seragam harus melalui uji coba dari kementrian perhubungan udara (DGCA).
Mereka bakal melakukan simulasi keadaan darurat yang dilakukan pramugari dalam balutan desain seragam baru. "Yang akan lebih ditekankan adalah apakah awak kabin mampu mengevakuasi seluruh penumpang dalam waktu 90 detik menggunakan seragam baru tersebut," tulis Destyana
Para pramugari harus bisa berlari cepat, mengoperasikan pintu dan jendela darurat dengan cepat, melompat di atas slide, melewati jendela darurat, dan pastinya membantu penumpang dalam waktu singkat.
Terdengar mudah memang. Padahal jika satu orang saja gagal, seragam baru harus dikaji ulang. Seragam perlu diubah dari segi belahan rok, model, dan sebagainya.