Kemenparekraf Dukung Pengembangan 5 Desa Wisata di Jawa Timur

Novie Fauziah
Kemenparekraf memberikan Dukungan Pengembangan Usaha Parekraf (DPUP) 2023 untuk lima desa wisata di Jawa Timur. (Foto: Kemenparekraf)

"Bersamaan dengan DPUP, Kemenparekraf juga memberikan peningkatan kapasitas pelaku usaha dalam hal literasi keuangan. Hal ini dalam rangka menerapkan strategi up skilling, re skilling, dan new skilling. Untuk tetap semangat dan bergerak cepat dengan semangat Gercep, Geber dan Gaspol sehingga target pada tahun 2024 dapat melahirkan 4,4 juta lapangan pekerjaan dapat tercapai," ujar Sandiaga.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menyatakan apresiasinya terhadap program DPUP Kemenparekraf dalam mendukung percepatan peningkatan ekonomi terhadap desa wisata peraih ADWI khususnya Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong.

”Dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun stakeholder lainnya dalam memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pelaksanaan program pemerintah dibutuhkan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat untuk mewujudkan suksesnya suatu pembangunan,” kata Ikfina.

Penandatanganan perjanjian kerja sama bantuan dana DPUP 2023 dilaksanakan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat Akses Pembiayaan Kemenparekraf Indriani Daud Laratu bersama perwakilan dari lima desa wisata penerima bantuan disaksikan Menparekraf Sandiaga Uno, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf Anggara Hayun Anujuprana, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Hudiyono, serta Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional 4 Jawa Timur Giri Tribroto.

Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf, Anggara Hayun Anujuprana mengatakan setiap desa terpilih memiliki keunikan dan keistimewaan masing-masing, dengan mengandalkan potensi desa berbasis budaya, berbasis alam, berbasis buatan ataupun mengkombinasikannya. 

Melalui bantuan ini diharapkan memberikan dampak yang signifikan untuk pengembangan desa wisata serta dapat berkontribusi bagi pertumbuhan perekonomian desa. Literasi keuangan juga menjadi fokus agar dana yang diberikan dapat dikelola dengan efektif.

Adapun pelaksanaan Literasi Keuangan telah dilaksanakan secara hybrid di Desa Bejijong Kabupaten Mojokerto, pada 6 sampai 7 Oktober 2023 yang dihadiri sebanyak 65 pelaku UMKM sektor Parekraf dengan narasumber diantaranya Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Jatim.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Indahnya Hutan Adat Imbo Putui, Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

57 tahun lalu

6 Jemaah Haji Jember Meninggal sebelum Keberangkatan, Digantikan 13 Kuota Cadangan

57 tahun lalu

DPP Partai Perindo Serahkan SK Ketua DPW Jatim kepada Ahmad Jazuli

57 tahun lalu

Bondowoso Jatim Dilanda Kekeringan, 149 KK Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal