Kemenparekraf Beri Pelatihan Kreator Konten dan Digital Marketing untuk Pelaku Ekraf Banyuwangi 

Syifa Fauziah
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendorong para pelaku ekonomi kreatif di Banyuwangi memanfaatkan dunia digital sebagai penguat bisnis. (Foto: Kemenparekraf)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong pelaku usaha memanfaatkan internet sebagai penguat bisnis ekonomi kreatif mereka. Terlebih, pengguna internet di Indonesia saat ini sudah di angka lebih dari 215 juta orang. 

Mengasah kemampuan berbisnis di media sosial, terbukti bisa meningkatkan omzet dan juga brand awareness di masyarakat. Pada akhirnya, bisnis pun jalan dan bisa dikenal banyak orang. 

Ssndiaga Uno saat memberikan pembekalan terkait pentingnya menguasai dunia digital bagi pelaku ekraf di Banyuwangi, Jawa Timur. (Foto: Kemenparekraf)

Pendekatan digital ini bisa berupa konten di media sosial maupun digital marketing. Karena itu, Kemenparekraf menggelar pelatihan berbasis kompetensi, yaitu menjadi kreator konten dan ilmu mengenai digital marketing bagi pelaku ekonomi kreatif di Banyuwangi, Jawa Timur. 

"Kami menemukan korelasi yang sangat kuat antara konten-konten yang viral dengan penjualan yang meningkat. Hampir semua bisa menjadi kreator konten dan hari ini 100 pelaku ekraf dari Banyuwangi kami ikutkan dalam pelatihan tentang kreator konten dan digital marketing," kata Menteri Parekraf Sandiaga Uno

Menurut Sandiaga Uno, konten yang dibuat para pelaku ekonomi kreatif tidak hanya sekadar viral, tapi tetap menghibur dan inspiratif yang terpenting. Selain itu, konten dengan menyelipkan aspek religi juga bisa mendongkrak penjualan, bukan hanya pariwisata tapi juga produk ekraf. 

"Dengan memperbanyak pelatihan seperti ini, diharapkan mereka bisa menciptakan konten yang bisa sesuai dengan algoritma yang mampu mendapatkan view yang tinggi dan engagement yang luas," ujar Menparekraf. 

Dia melanjutkan, "Kami dari Kemenparekraf akan membantu dari aspek pemasaran dan juga aspek pembiayaan. Jadi, pelatihan-pelatihan tentang pemasaran, pun permodalan akan terus kami tingkatkan." 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bukan Sekadar Main Game atau Medsos, Kreator Konten Jadi Profesi Dikejar Anak Muda

57 tahun lalu

Pernah Jadi Tukang Parkir dan Kenek Bangunan, Debi Ceper Kini Tembus Layar Lebar!

57 tahun lalu

Era Digital Ubah Karier Banyak Orang dari Pekerja Kantoran Jadi Kreator Konten

57 tahun lalu

Tips Jadi Kreator Konten Sukses di Usia Muda ala Refa Ardhi, Kuncinya Konsisten!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal