Keindahan Pemandangan Jembatan Lahor, Warisan Lintasan Kereta Era Hindia Belanda

Avirista Midaada
Keindahan Jembatan Lahor. (Foto: Istimewa)

"Jadi, pemerintahan Belanda saat mulai merencanakan kereta api lintas Blitar - Malang itu di tahun 1893. Pengangkutan hasil bumi di sekitar Blitar-Malang berupa kopi, gula, karet, indigo dan agave, serta membuka dan memperlancar perhubungan antar daerah adalah tujuan awal lintas ini dibuka," ucap Tjahjana Indra Kusuma pada iNews, belum lama ini.

Menurutnya, jaringan perkeretaapian di Malang selatan dan menghubungkan ke Kabupaten Blitar diawali dari pengerjaan lintas Malang kota ke Kepanjen pada 1895 semasa Gubernur Jenderal Belanda Herman Aart Van Der Wijck. 

Proses pelelangan awal dengan firma yang mencatat penyedia dokumen lelang bernama Martinus Nijhoff. Dokumen itu berisikan gambar detail, teknis, serta semua syarat pembuatan jembatan.

"Dalam perencanaan teknis, jembatan ini berbentang total 160 meter, dengan 3 pilar penyangga baja komposit berjarak masing-masing 40 meter. Pilar tertinggi berukuran 36 meter dari permukaan sungai," tuturnya.

Pengukuran kelandaian sesuai standar, serta pengadaan sarana pendukung berupa jembatan, juga tak kalah rumit dan memerlukan waktu singkat. Jembatan dipersiapkan secara teknis guna melintas beberapa sungai di lintas ini, antara lain Sungai Metro, Sungai Bambang, Sungai Dali dan Sungai Lahor, dengan konstruksi berangkat baja terbuka, dengan lantai kendaraan di bagian atas.

"Pelelangan jembatan ini dibuat oleh Kementerian Koloni bagian Biro Teknik, sepaket dengan Jembatan Metro. Pelelangan dimenangkan oleh Firma Fried Krupp dari Essen dengan penawaran total sebesar (florin) f 49.785. Lokasi jembatan ini berada pada KM 86+230 atau 300 meter dari sinyal muka halte Pohgajih dari arah Malang," jelasnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Destinasi
9 bulan lalu

Wisata Edukasi, Siswa Diajarkan Tata Krama Lewat Perjalanan Naik Kereta Api

Jateng
9 bulan lalu

5 Kelenteng Terbesar di Semarang, Arsitektur Unik dan Bernilai Sejarah

Destinasi
10 bulan lalu

Viral Momen Haru Masinis Rela Turun Kereta demi Menyapa Anak Istimewa, Banjir Pujian!

Destinasi
10 bulan lalu

Petualangan Seru Wisata Kereta di Pegunungan Alpen Swiss, Cuma Rp600 Ribuan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal