Kenalan dengan Desa Kasongan di Yogyakarta, Surganya Kerajinan Gerabah Paling Lengkap

Vien Dimyati
Mengenal Desa Kasongan (Foto: Instagram @_bani_1505)

Adapun perjalanan sejarah Desa Kasongan terbilang cukup panjang. Dahulu, ada seekor kuda milik reserse Belanda yang mati di atas persawahan milik seorang warga di desa, selatan Kota Yogyakarta. Pemilik tanah takut akan dijatuhi hukuman oleh Belanda yang waktu itu sedang menjajah, maka pemilik tanah tersebut melepaskan hak kepemilikan tanahnya yang diikuti oleh warga lain yang juga takut akan dijatuhi hukuman. Sejumlah tanah persawahan itu akhirnya diakui oleh warga desa lain.

Penduduk yang tidak memiliki tanah persawahan tadi akhirnya memulai kegiatan baru di sekitar rumahnya, yaitu mengolah tanah liat. Keunikan kerajinan ini adalah tidak pecah jika diempal-empalkan untuk perlengkapan dapur dan juga untuk mainan.

Daya Tarik Desa Kasongan 

Desa Kasongan merupakan daerah permukiman para kundi atau buyung, artinya orang yang membuat sejenis buyung, gendi, kuali, dan lainnya yang tergolong peralatan dapur. Ada juga barang hiasan yang terbuat dari tembikar atau tanah liat. 

Ketika berada di desa ini, Anda akan menjumpai deretan rumah-rumah galeri yang menawarkan barang-barang kerajinan dari gerabah serta dari bahan lainnya seperti guci, pot bunga, lampu hias, miniatur alat transportasi (becak, sepeda, mobil), aneka tas, patung, suvenir untuk pengantin, serta hiasan lain yang menarik untuk dipajang di rumah. Wisatawan wajib singgah ke desa ini untuk berburu suvenir menarik. Bisa dijadikan pajangan hingga oleh-oleh.

Patung pembawa keberuntungan 

Salah satu patung yang legendaris di Desa Kasongan adalah patung Loro Blonyo. Loro Blonyo adalah patung sepasang pengantin yang dipercaya memberikan keberuntungan jika ditaruh di dalam rumah. Anda bisa menjumpai patung pengantin ini dalam berbagai pose. Patung ini pertama kali dikenalkan oleh Galeri Loro Blonyo yang diadopsi dari patung pengantin milik Keraton Yogyakarta.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
6 jam lalu

Destinasi Wisata Indoor Mulai Perhatikan Cat Ramah Lingkungan, Ini Alasannya

19 hari lalu

Hong Kong Jadi Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia 2026, Surga Wisata Halal di Asia!

25 hari lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

25 hari lalu

Indonesia Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim, Kalahkan UEA!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal