Kampung Unik di Tanah Karo, Singgah ke Desa Masa Peradaban Orang Karo, seperti Ini Suasananya!

Kiki Oktaliani
Kampung Unik di Tanah Karo (Foto: Instagram@njonjah_poenja/@karo_kreatif's)

Keunikan rumah adat ini adalah tidak ada sekat atau ruangan-ruangan seperti bangunan rumah pada umumnya. Semua anggota keluarga tidur di Jabu. Khusus untuk orang tua seperti ayah, ibu diberi penyekat berupa kain panjang.

Adapun Ture, seperti teras yang dilengkapi dengan 'rekan' atau tangga yang terbuat dari bambu. Pada zaman dulu, ture menjadi tempat bagi muda-mudi mengawali masa percintaan. Rumah adat inilah yang menjadi daya tarik para wisatawan untuk datang ke desa ini. Di samping itu, ada juga acara tahunan yang kerap diselenggarakan dan menambah daya tarik bagi wisatawan.

Rumah-rumah adat ini masih kokoh berdiri, di antara bangunan-bangunan rumah bernunansa modern di sekelilingnya. Bahkan masih dijadikan tempat tinggal. Diketahui asal nama Desa Dokan berasal dari kata ‘ndoh kam’ di mana pada zaman dahulu penduduk Dokan yang bermarga Ginting tinggal di Desa Ajinembah, tetapi terjadi perselisihan. Akhirnya, warga bermarga Ginting tersebut diusir dengan kata ‘ndoh kam, ndoh kam’ yang berarti pergi jauh. Warga bermarga Ginting kemudian mendirikan kampung sendiri dari kata ‘ndoh kam’ yang lama kelamaan kata tersebut banyak disebut menjadi Dokan seperti yang kita sering ucapkan saat ini.

Penghasil alat musik tradisional kulcapi

Masih ada warga Dokan yang memproduksi alat musik tradisional Kulcapi yang menjadi bagian dari upaya pelestarian alat musik tradisional. Kulcapi buatan warga ini bisa jadi salah satu buah tangan jika Anda datang berkunjung ke Desa Dokan. Pembuat Kulcapi tak memasarkannya ke toko-toko, sehingga Anda hanya menemukannya ketika bertandang ke desa Dokan ini.

Keasrian Desa Budaya Dokan

Desa Dokan memiliki udara yang sejuk dan dingin. Hal ini dikarenakan desa Dokan terletak pada dataran tinggi Karo sekitar 600 - 1.400 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Mata pencaharian masyarakat Desa Dokan

Masyarakat Desa Dokan pada umumnya adalah petani kopi, jeruk, dan sayur mayur lainnya. Perkebunan yang dikelola oleh masyarakat, juga dijadikan agrowisata yang dapat dikunjungi oleh para wisatawan, khususnya perkebunan jeruk. Desa Dokan terletak di Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Dengan akses yang cukup baik, desa ini dapat ditempuh dengan menggunakan bus ukuran besar dengan jarak ± 23 km dari Kota Berastagi.

Itulah seputar kampung unik di Tanah Karo yang bisa dijelajahi wisatawan.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

57 tahun lalu

Indonesia Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim, Kalahkan UEA!

57 tahun lalu

Bali Dinobatkan Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Kalahkan Paris dan Roma

57 tahun lalu

Di Balik Sunyi Puhsarang, Destinasi Religi Menyimpan Jejak Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal