Sebab, letak danau ini cukup jauh dari gunung berapi. Air panas dengannya aroma belerang pun masih dipertanyakan dari mana sumbernya. Di sini, Anda tidak diizinkan berenang hingga ke tengah danau, karena kedalamannya belum diketahui secara pasti. Anda bisa menikmati suasana alam dengan menggelar tikar di sekitar danau.
Warga setempat akan menawarkan tikar dengan harga sekitar Rp10.000 hingga Rp20.000. Ada juga pondok yang disewakan dengan harga sekitar Rp25.000. Warga juga menjajakan makanan dan minuman ringan jika Anda ingin menikmati aneka jajanan. Ada beberapa permainan berupa ayunan yang disediakan. Di sekitar kawasan Danau Linting ada objek wisata lain yang bisa dikunjungi, seperti Gua Emas, Gua Perak, dan 8 Kolam Puteri. Jaraknya hanya 100 sampai 200 meter.
"Ayo dolan ke sini. Kamu bisa menikmati pemandangan sejuk dari perkebunan kelapa sawit, kako serta karet yang terhampar indah di kiri dan kanan jalan. Tiket masuk Rp5.000 per orang," tulis Instagram @ayodolan.
Danau Linting bisa dijangkau dari berbagai tempat. Secara administratif, danau seluas satu hektare ini berada di tiga wilayah yaitu Desa Sibunga-bunga, Desa Gunung Manumpak, dan Desa Durian IV Mbelang. Jarak dari Kota Medan sekitar 70 km dengan waktu tempuh sekitar tiga jam. Akses menuju kawasan ini cukup berliku dan banyak persimpangan.
Selain menggunakan kendaraan pribadi, kawasan ini juga bisa dijangkau dengan transportasi umum. Dari terminal Amplas, Medan naik angkutan perdesaan. Tarifnya Rp20.000. Namun, angkutan ini tidak bisa mengantar langsung menuju Danau Linting. Anda masih harus melanjutkan perjalanan dengan kendaraan atau jalan kaki. Jaraknya cukup jauh dari tempat turun menuju ke titik lokasi.
Itulah seputar keindahan kampung unik di Sumatera Utara yang bisa dijelajahi. Selamat berkunjung!