Desa Sembungan berada di Ketinggian 2.300 Mdpl. Terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Desa di atas awan ini menawarkan beragam keindahan alam serta pemandangan menakjubkan. Desa ini sangat dingin memiliki suhu udara pada pagi hari mencapai 10 derajat celcius - 15 derajat. Pada malam hari bisa lebih dingin lagi yaitu kisaran 3 derajat celcius - 9 derajat celcius.
Sudah populer sejak 1911
Desa Sembungan menjadi buruan wisatawan yang ingin menikmati keindahan, kesejukan dan keramahan warga lokal. Bahkan, keindahan desa ini mirip dengan lukisan. Wisatawan asing sudah mengagumi Sembungan sejak 1911. Kemungkinan, jauh sebelumnya desa ini sudah dikenal terlebih dahulu. Bukti ini dapat dilihat dari dokumentasi tertulis yang ada di beberapa negara Eropa, terutama di Belanda. Desa sembungan memiliki ciri khas dibanding dengan desa lainnya, mulai dari bangunan rumahnya, dialek bicara dan cara hidup warganya. Layaknya desa pada umumnya, sebagian besar warga Desa Sembungan menjalankan aktivitas bertani sebagai mata pencaharian. Kehidupan di desa ini terbilang cukup ramai, karena dekat dengan objek wisata seperti Bukit Sikunir, Candi Arjuna dan Telaga Cebong.
Bisa menikmati keindahan 7 gunung
Berada di Desa Sembungan, Anda bisa melihat indahnya pemandangan mulai dari bukit, telaga, hingga pegunungan yang mengelilingi desa. Beberapa pemandangan gunung yang bisa dilihat seperti Gunung Prau, Merbabu, Merapi, Sindoro, Telomoyo, Ungaran, dan Lawu. Ada tujuh puncak gunung yang bisa Anda nikmati saat berada di desa atas awan ini. Jangan lewatkan untuk menikmati sunrise yang paling eksotis di sini.
Pemandangan alam yang mirip lukisan
Keindahan Desa Sembungan tentunya dilengkapi dengan, keberadaan berbagai objek wisata yang indah layaknya surga tersembunyi. Salah satu datang tariknya adalah Golden Sunrise Bukit Sikunir. Banyak orang-orang yang datang ke Desa Sembungan untuk menyaksikan matahari terbit terindah di Asia.
Selain itu ada Telaga Cebong, yang airnya selalu berkilau dan berfungsi untuk mengairi perkebunan sayuran-sayuran setempat. Telaga Cebong merupakan telaga yang terjadi dari bekas kawah purba. Dulunya memiliki luas sekitar 18 hektare, namun kelamaan mulai menyempit, dan tersisa sekitar 12 hektare. Lokasi Telaga Cebong, berada di sebelah barat Gunung Sikunir, dengan bentuk menyerupai cebong atau berudu. Kemungkinan dari bentuk itulah yang akhirnya telaga ini diberi nama Telaga Cebong.