Kampung Unik di Cirebon, di Desa Ini Semua Rumah Wajib Gubuk jika Tak Ingin Dapat Musibah!

Kiki Oktaliani
Kampung Unik di Cirebon singgah ke Desa Kaputihan (Foto: YouTube)

Kampung Unik di Cirebon

Mengunjungi Desa Kaputihan di Cirebon memang sangat menyenangkan. Karena Anda masih dapat menemukan suasana yang sederhana dan asri di sini. Saat mengunjungi Desa Keputihan, Anda akan langsung disambut dengan pemandangan asri dari suasana hijau di desa serta pemandangan unik di setiap rumah.

Mayoritas rumah yang ada di sini tampak seperti rumah gubuk yang dindingnya tidak menggunakan tembok selayaknya rumah pada umumnya. Usut punya usut, hal ini dikarenakan mitos serta kepercayaan dari masyarakat sekitar yang meyakini ketika membangun rumah dengan tembok, maka penghuninya akan sering sakit-sakitan bahkan hingga dapat meninggal dunia!

Mengutip dari akun YouTube Kanal Cirebon, meskipun terbuat dari kayu dan bilik bambu, bukan berarti masyarakat Desa Kaputihan tidak mampu secara ekonomi, melainkan ingin mempertahankan tradisi. Warga desa ini percaya, apabila mereka berani membangun rumah dengan dinding tembok akan terjadi hal buruk seperti sakit keras, hingga meninggal dunia.

"Waktu dulu, jangankan tembok ya, semen baluran seperti ini saja dulu tidak ada yang berani. Katanya sih, kalau ada yang berani nanti orangnya bisa sakit. Setelah dibongkar, sembuh dengan sendirinya. Masyrakat di sini mempertahankan rumah-rumahnya dengan bilik bambu dan kayu," ujar Endang Yusuf, Ketua RT Kampung Kaputihan.

Di tengah-tengah modernitas zaman, Desa Kaputihan tak terusik dengan berbagai desain rumah-rumah modern. Area perkampungannya juga asri dengan pepohonan hijau yang tumbuh subur, serta memberikan nuansa damai. Kendati demikian, keinginan warga untuk membangun rumah menggunakan tembok tetaplah ada. Namun, mereka tetap memilih untuk mempertahankan tradisi yang telah ada di kampung tersebut dan merasa tak terganggu dengan hal demikian.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hong Kong Jadi Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia 2026, Surga Wisata Halal di Asia!

57 tahun lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

57 tahun lalu

Indonesia Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim, Kalahkan UEA!

57 tahun lalu

Menjelajah Glodok Malam Hari, Jakarta Night Market Suguhkan Kuliner dan Hiburan Seru!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal