Jangan lupa untuk berburu oleh-oleh dengan membeli produk UMKM. Di Desa Wisata Bubohu Bongo ini, terdapat kain sulam khas bernama karawo yang dibuat oleh para istri nelayan dan sebagai tambahan pemasukan. Bahkan, dari 100 pengrajin karawo yang ada, beberapa di antaranya berhasil menyekelohkan anaknya hingga ke jenjang tinggi.
Penyulaman karawo ini memang telah dilakukan secara turun temurun, biasanya, diajari sejak duduk di bangku sekolah dasar. Dalam masa pengerjaannya, karawo membutuhkan waktu selama kurang lebih dua minggu untuk satu helainya.
Ada juga pengrajin UMKM lainnya, yakni Faisal yang melukis dengan media dari pelepah pisang dan daun pisang kering. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp350 ribu. Cocok deh buat jadi kenang-kenangan untuk dipajang di dinding rumah.
Jika ketagihan dengan camilan khas dari Desa Wisata Bubohu Bongo, yakni kue kolombengi dan kue sukade, Anda dapat menemukannya dalam pouch yang dijual oleh UMKM setempat. Pilihan yang tepat sebagai buah tangan untuk teman-teman tersayang.
Puas belajar dan bermain seharian, Anda dapat beristirahat dengan menyewa homestay seharga Rp1.500.000 per rumah. Homestay ini menyajikan pemandangan hamparan laut yang berbingkai pelangi. Pesona alam yang cantik ini memang hanya ada #DiIndonesiaAja.