Salah satu pulau yang terkenal di Danau Sentani adalah Pulau Ayau. Pulau ini terkenal dengan kerajinan tangan khas Papua, seperti kain tenun dan ukiran kayu. Wisatawan dapat melihat proses pembuatan kerajinan tangan tersebut dan membeli beberapa sebagai oleh-oleh. Tidak hanya itu, Danau Sentani juga merupakan tempat yang penting bagi suku-suku asli Papua.
Suku-suku ini telah tinggal di sekitar Danau Sentani selama berabad-abad dan mempertahankan tradisi dan budaya mereka dengan kuat. Wisatawan dapat mengunjungi beberapa desa di sekitar Danau Sentani untuk melihat kehidupan sehari-hari masyarakat Papua dan belajar tentang budaya mereka.
Perairan yang jernih dan tenang ini juga merupakan rumah bagi ikan endemik. Danau Sentani menyimpan keanekaragaman hayati yang sangat kaya. Perairan ini memiliki berbagai spesies biota air tawar yang menakjubkan. Bahkan, jika beruntung Anda bisa menemukan empat spesies ikan endemik yang hanya ada di Danau Sentani. Keempat jenis tersebut adalah ikan gabus Danau Sentani (Oxyeleotris heterodon), ikan pelangi Sentani (Chilatherina sentaniensis), ikan pelangi merah (Glossolepis incisus), dan hiu gergaji (Pristis microdon). Beberapa jenis ikan ini sudah masuk dalam kategori terancam punah.
Danau Sentani tepat berada di bawah lereng Pegunungan Cycloop, tepatnya berada di wilayah Sentani Ibu Kota dari Kabupaten Jayapura. Untuk menikmati keindahan alam Danau Sentani, Anda bisa singgah ke Papua. Dari arah bandara, Danau Sentani dapat ditempuh dengan waktu sekitar 15 menit saja, sangat memudahkan bagi Anda yang datang dari luar Papua.
Tiket masuk Danau Sentani ini adalah Rp0 alias gratis, jika hendak mengunjungi desa-desa yang ada di sekitar Danau Sentani Anda harus menggunakan perahu dengan membayar sebesar Rp10.000 per orang untuk sekali jalan.