Area ini lebih menghadirkan nuansa Bali. Di desain dengan menggunakan payung-payung putih ala Bali dengan bangku dan meja berwarna putih, beralaskan rumput sintetis.
Sore hari merupakan waktu yang tepat untuk pengunjung menikmati sunset di area outdoor ini. Malam pun tak kalah asyik berada di sini, serasa sedang makan malam di Jimbaran, sambil diiringi live music.
"Cafe Payung Hujan setiap hari buka mulai pukul 09.00-23.00 WIB. Setiap hari ada live music mulai pukul 17.00-22.00 WIB," kata Operational Manager Payung Hujan, Saddam Husein.
Bagi mereka yang suka foto, Payung Hujan menjadi pilihan yang tepat, karena di sini, pengunjung dapat menemukan spot foto yang Instagramable. Tak hanya sebagai tempat nongkrong yang kekinian, Payung Hujan juga memiliki deretan menu andalan.
"Kami punya menu-menu ikon Payung Hujan yakni, nasi bakar, sate taichan dan iga mercon. Nasi bakar di sini, rasa rempahnya lebih keluar dan topping-nya berlimpah. Ini yang membedakan nasi bakar Payung Hujan dengan nasi bakar di cafe atau resto lain. Pengunjung bisa memilih nasi bakar dengan topping cumi asin, tongkol atau ayam teri," kata Wiwin.