Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti menekankan bahwa industri pariwisata masa depan membutuhkan SDM yang tidak hanya terampil, tetapi juga mampu menguasai teknologi, membaca tren wisatawan, dan memahami prinsip keberlanjutan.
"Proses pembelajaran dan penguatan kompetensi yang dijalani akan menjadi bekal penting untuk menjawab kebutuhan industri pariwisata masa depan," katanya.
Dengan lonjakan sektor pariwisata dan transformasi menuju Tourism 5.0, Poltekpar kini menjadi salah satu pintu strategis bagi generasi muda yang ingin terjun langsung ke industri yang terus berkembang pesat ini.