1. Di Bawah Tanah
Keunikan candi ini adalah letaknya yang 6,5 meter lebih rendah dari permukaan tanah sekitarnya, jadi wisatawan yang ingin berkunjung harus menuruni alih-alih menaiki anak tangga yang berjumlah puluhan. Dari luar atau sekitar kawasan candi, yang bisa dilihat wisatawan hanyalah atap candi yang menyembul sedikit di permukaan tanah.
2. Ditemukan Tak Sengaja
Candi Sambisari ditemukan bukan oleh para arkeolog dan peneliti relik kuno sejarah Indonesia, melainkan oleh seorang petani. Petani bernama Karyowinangun yang berjasa menemukan salah satu bagian candi itu ketika sedang mencangkul sawahnya.
3. Isi Candi
Komplek candi ini terdiri dari 1 candi induk dan 3 candi pendukung. Selain itu, terdapat 8 linnga patok yang tersebar di seluruh penjuru mata angin. Di sekeliling candi ini dihiasi rerumputan hijau yang asri dan rapi, bagaikan taman halaman kerajaan. Menaiki tangga pintu masuk candi induk, wisatawan akan menjumpai hiasan singa dalam mulut makara dan selasar selebar 1 meter di mana wisatawan bisa berkeliling dan menjumpai relung-relung berisi arca.
4. Akses
Candi Sambisari berada di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Dari kota Yogyakarta, candi ini bisa dicapai dengan menempuh jarak 12 kilometer. Di kawasan Candi, wisatawan cukup membayar tiket seharga Rp5.000 per orang pada jam-jam 8 pagi hingga 4 sore.
5. Lokasi Wisata Sekitar
Di sekitar Candi Sambisari, terdapat beberapa candi lain seperti Candi Sari dan Candi Kalasan. Dua candi ini pun memiliki sejarah yang tak kalah unik dari Candi Sambisari yang masing-masing bisa ditelusuri setelah mengunjungi Sambisari. Selain itu, ada juga Yogya Bay Waterpark bagi yang ingin menyegarkan diri setelah menjelajahi candi dengan cara bermain air dengan keluarga.