“Kami menargetkan 1 juta pengunjung dengan omzet pemasukan total sebesar Rp500 miliar. Tidak terlalu muluk karena kami menyadari saat ini masih dalam suasana pandemi meski kasus Covid-19 sudah melandai,” kata Novry.
Sementara itu, Direktur Marketing JIExpo Ralph Scheunemann mengatakan, hampir selama 2 tahun tidak ada event yang digelar di JIExpo. Hanya ada 1 event yang digelar pada saat pandemi yang waktu itu agak mereda yaitu ajang Indonesi International Motor Show (IIMS). Big Bang Jakarta 2022 merupakan event yang pertama, diharapkan dapat sukses dan aman.
“Apabila event Big Bang Jakarta 2022 ini sukses dan aman maka ajang pameran lain yang akan digelar berikutnya juga akan sukses dan lancar termasuk event Pekan Raya Jakarta (PRJ),” kata Ralph.