Bahkan, kata Nia, Capella itu melakukan upaya empower masyarakat sekitar dengan mengajarkan bahasa Inggris dan pengolahan sampah yang tepat guna.
"Bicara soal market, konsep sustainable ini banyak diminati dari turis Eropa dan Amerika. Ini seperti memberi gambaran, semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin besar concern masyarakatnya terhadap isu lingkungan," katanya.
Jadi, bicara soal produk dan market pariwisata berkelanjutan itu ada. Tapi, sekali lagi Nia menegaskan, "Untuk destinasi yang cakupannya harus besar, sekarang ini perlu riset lebih lanjut," katanya.
Transportasi Ramah Lingkungan
Penggunaan AC, food waste, dan pesawat dapat memberi dampak buruk pada lingkungan dalam sektor pariwisata. Karena itu, transportasi ramah lingkungan perlu didorong untuk dimasifkan.
Hal ini pun disetujui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dijelaskan Plt. Ketua Dewan Kepariwisataan Berkelanjutan (ISTC) Wahyu Marjaka yang mewakili KLHK. Gili Trawangan menjadi bukti konkrit, lokasi wisata bisa meniadakan transportasi berbahan bakar minyak.