Asyik Desa Wisata Penglipuran Sudah Bisa Dikunjungi, Syaratnya Terapkan Protokol CHSE

Wilda Fajriah
Keindahan Desa Penglipuran (Foto: Instagram @gede_darma_md)

Adapun hal-hal yang mereka lakukan sebagai penerapan prosedur CHSE adalah pengukuran suhu tubuh, kewajiban para wisatawan untuk mencuci tangan, menyediakan hand sanitizer di setiap pos masuk, hingga penyemprotan disinfektan secara rutin.

"Kami juga sudah memiliki wastafel sejak 2016. Namun setelah adanya pandemi, kami pun meningkatkan jumlah fasilitas tersebut," tuturnya.

Sementara itu, bagi para wisatawan yang akan melakukan staycation, I Nengah Moneng juga telah menerapkan peraturan bahwa satu kamar hanya bisa diisi oleh satu orang.

"Sekamar hanya bisa diisi satu orang. Kecuali kalau mereka keluarga inti, baru kami perbolehkan sekamar berdua," tuturnya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tak Sekadar Seru, Wahana Modern Kini Jadi Magnet Wisata Keluarga

29 hari lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

29 hari lalu

Indonesia Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim, Kalahkan UEA!

6 bulan lalu

Bali Dinobatkan Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Kalahkan Paris dan Roma

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal