Apa Itu Sleep Tourism yang Diprediksi Jadi Tren Wisata di 2025?

Muhammad Sukardi
Sleep tourism diprediksi akan menjadi tren wisata 2025. (Foto: Instagram)

Kenapa Sleep Tourism Diprediksi Jadi Tren 2025?

Menurut laporan Hilton's 2024 Trends Report, alasan utama orang memilih bepergian dan menerapkan sleep tourism adalah untuk beristirahat dan memulihkan tenaga.

Jadi bisa dibilang, liburan dengan maksud untuk eksplor sesuatu yang baru dan memiliki itenary yang padat bukan lagi sesuatu yang digemari wisatawan saat ini. Mereka lebih suka menganggap lokasi wisata sebagai rumah baru.

"Wisatawan yang menginginkan rencana perjalanan super padat mulai menghilang. Sebaliknya, mereka lebih memilih perjalanan yang santai dan pengalaman transformatif yang memungkinkan mereka memanfaatkan potensi perjalanan yang sebenarnya," kata De Vore.

So, apakah Anda tertarik untuk menjajal sleep tourism ini di libur panjang sekarang?  

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Destinasi
3 hari lalu

Liburan ke Korea Selatan Makin Mudah, QRIS Bisa Dipakai Mulai April 2026!

Destinasi
22 hari lalu

Liburan 2026 Lebih Hemat dengan Pilihan Hotel Mulai Rp100.000

Destinasi
23 hari lalu

Serunya Liburan di Kota Tua Jakarta, Murah dan Aksesnya Gampang!

Megapolitan
25 hari lalu

Ragunan Diserbu Wisatawan, Pengelola Ingatkan Orang Tua Jaga Anak di Keramaian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal