Apa Itu Sleep Tourism yang Diprediksi Jadi Tren Wisata di 2025?

Muhammad Sukardi
Sleep tourism diprediksi akan menjadi tren wisata 2025. (Foto: Instagram)

Kenapa Sleep Tourism Diprediksi Jadi Tren 2025?

Menurut laporan Hilton's 2024 Trends Report, alasan utama orang memilih bepergian dan menerapkan sleep tourism adalah untuk beristirahat dan memulihkan tenaga.

Jadi bisa dibilang, liburan dengan maksud untuk eksplor sesuatu yang baru dan memiliki itenary yang padat bukan lagi sesuatu yang digemari wisatawan saat ini. Mereka lebih suka menganggap lokasi wisata sebagai rumah baru.

"Wisatawan yang menginginkan rencana perjalanan super padat mulai menghilang. Sebaliknya, mereka lebih memilih perjalanan yang santai dan pengalaman transformatif yang memungkinkan mereka memanfaatkan potensi perjalanan yang sebenarnya," kata De Vore.

So, apakah Anda tertarik untuk menjajal sleep tourism ini di libur panjang sekarang?  

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Seleb
7 hari lalu

Heboh Boiyen dan Rully Anggi Akbar Terciduk Lagi di Thailand, Liburan Bareng?

Megapolitan
14 hari lalu

Catat! Jam Operasional Tugu Monas Sampai 27 Maret 2026

Destinasi
15 hari lalu

Serunya Main Air di Ampera Waterpark saat Libur Lebaran, Cuaca Panas Berubah Segar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal