Antisipasi Tren Liburan Balas Dendam, CHSE Dioptimalkan

Vien Dimyati
Antisipasi lonjakan wisatawan, protokol kesehatan dioptimalkan (Foto: Kemenparekraf)

JAKARTA, iNews.id - Selama masa pandemi Covid-19, pemerintah mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Masyarakat diminta untuk berada di rumah. Bahkan, untuk melakukan perjalanan wisata belum bisa dilakukan.

Namun kini, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan baru yaitu Jawa dan Bali sudah berada di level 2-4. Dengan adanya keputusan tersebut, muncul tren baru yaitu travel revenge atau liburan balas dendam.

Ryan Tirta, Chief Sales & Marketing Officer Enesis Group mengatakan, selama 2 bulan Jawa dan Bali mengalami PPKM darurat. Kebijakan Pemerintah terbaru memutuskan Jawa dan Bali sudah berada di level 2-4. 

Akibat kelamaan di rumah saja, maka muncul keinginan ‘balas dendam’ dengan melakukan perjalanan keluar rumah. Kegiatan ini untuk mengganti suasana dengan melakukan staycation.

“Keinginan masyarakat untuk kembali berwisata pasti sangat besar (pent-up demand) setelah lama di rumah saja. Ini baik untuk pemulihan ekonomi dan pariwisata tapi kita tetap harus waspada, jangan sampai malah justru meningkatkan jumlah penularan Covid-19 nantinya," ujar Ryan melalui keterangannya belum lama ini.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tiket KA selama Libur Sekolah Diskon 30 Persen, Cek Jadwal dan Syaratnya

57 tahun lalu

Masuk Ancol Gratis Mulai 8 Juni 2026, Ini Syaratnya!

57 tahun lalu

Bukit Peramun Tawarkan Sensasi Hutan yang Indah, Turis Malaysia dan Singapura Dibidik!

57 tahun lalu

Indahnya Hutan Adat Imbo Putui, Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal