Beberapa hikayat menyebutkan, kala Allah SWT menciptakan dunia, Dia menurunkan beberapa tetesan air dari surga ke dunia. Salah satu tetesnya kemudian berubah menjadi Ainul Hayat atau si mata air keabadian. Beberapa sumber juga menyebutkan Dajjal pernah minum dan mandi air ini, sehingga tetap hidup hingga saat ini.
Tidak hanya Dajjal, seorang Nabi bernama Khidir juga dipercaya masih hidup hingga saat ini dikarenakan meminum air ini. Dimana letak Ainul Hayat? Beberapa pendapat mengatakan bahwa letaknya yang dijaga Nabi Khidir berada di Pulau Bermuda. Oleh karena itu, banyak kapal dan orang hilang ketika melewati daerah tersebut.
Karena para setan berbondong-bondong mengelilingi tempat tersebut untuk merebut Ainul Hayat. Namun, jika benar tempat tersebut memang benar adanya, sekali lagi hanya Allah yang mengetahui dimana sebenarnya Ainul Hayat berada.
3. Pulau Dajjal Dikurung
Dajjal diyakini sebagai salah satu makhluk penanda akhir zaman. Sampai sekarang, keberadaan makhluk tersebut pun masih banyak dipertanyakan. Banyak yang menyebut Dajjal saat ini masih dikurung di pulau dan akan keluar begitu akhir zaman sudah dekat.
Namun, di mana letak Dajjal dikurung tidak ada yang tahu karena begitu minimnya informasi mengenai di mana Dajjal dikurung. Ada beberapa pendapat yang mengatakan jika Dajjal dikurung di pulau bernama sokotra yang terletak di Samudera Hindia.