Wamenparekraf Angela Sebut Adaptasi Digitalisasi Jadi Tantangan Industri Fesyen Muslim Indonesia 

Rizky Pradita Ananda
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo mengatakan adaptasi digitalisasi jadi tantangan industri fesyen muslim (Foto: Instagram)

Angela memaparkan, jika dilihat dari catatan data. Sepanjang 2020, transaksi perdagangan digital Indonesia sudah mencapai lebih dari Rp253 triliun dan diperkirakan akan meningkat menjadi Rp330,7 triliun pada 2021. 

Pada masa mendatang, karena permintaan makin banyak dan begitu dipengaruhi teknologi. Angela yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital & Kreatif tersebut menegaskan, industri fesyen Muslim harus memanfaatkan betul teknologi agar semakin siap bersaing. 

“Ke depannya berbagai permintaan konsumen domestik atau global pasti akan sangat dipengaruhi oleh teknologi. Jadi kita perlu memanfaatkan teknologi dalam peningkatan nilai tambah produk dan efisiensi usaha. Maka, kita bisa memberikan karya dan solusi terbaik bagi masyarakat,” tutur Angela.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Angela Tanoesoedibjo: Okezone National Championship Panggung Talenta Muda Futsal Indonesia!

57 tahun lalu

Angela Tanoesoedibjo: Partai Perindo Rancang Program Pemberdayaan UMKM Baru, Sasar Warung

57 tahun lalu

Angela Tanoesoedibjo dan HT Serahkan Kurban Partai Perindo di Paseban, Tegaskan Keberagaman dan Nilai Keumatan

57 tahun lalu

Penuh Keakraban, Hary Tanoesoedibjo dan Angela Tanoesoedibjo Bagikan Kurban hingga Makan Bersama Warga Senen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal