Wamenparekraf Angela Sebut Adaptasi Digitalisasi Jadi Tantangan Industri Fesyen Muslim Indonesia 

Rizky Pradita Ananda
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo mengatakan adaptasi digitalisasi jadi tantangan industri fesyen muslim (Foto: Instagram)

Angela memaparkan, jika dilihat dari catatan data. Sepanjang 2020, transaksi perdagangan digital Indonesia sudah mencapai lebih dari Rp253 triliun dan diperkirakan akan meningkat menjadi Rp330,7 triliun pada 2021. 

Pada masa mendatang, karena permintaan makin banyak dan begitu dipengaruhi teknologi. Angela yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital & Kreatif tersebut menegaskan, industri fesyen Muslim harus memanfaatkan betul teknologi agar semakin siap bersaing. 

“Ke depannya berbagai permintaan konsumen domestik atau global pasti akan sangat dipengaruhi oleh teknologi. Jadi kita perlu memanfaatkan teknologi dalam peningkatan nilai tambah produk dan efisiensi usaha. Maka, kita bisa memberikan karya dan solusi terbaik bagi masyarakat,” tutur Angela.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
21 hari lalu

MNC Digital Raih Bisnis Indonesia Award, Angela Tanoesoedibjo: Terus Berinovasi di Tengah Perkembangan AI

21 hari lalu

Selamat! MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026

27 hari lalu

Pendapatan MSIN Tumbuh 18 Persen di 2025, Laba Bersih Melonjak 140 Persen

1 bulan lalu

V+Short Raih Hampir 5 Juta Unduhan secara Global, MSIN Paparkan Strategi Streaming di APOS 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal